Politik

2 menit baca

Dewi Anggraini

Unjuk Rasa Tuntutan Pemakzulan Wapres Gibran di Tugu Tani Berakhir, Arus Lalu Lintas Kembali Lancar

Massa aksi dari ARM dan Pejabat membubarkan diri secara tertib dari kawasan Tugu Tani pada Selasa sore setelah menggelar unjuk rasa menuntut pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal.

lake-ffdfacc0-5e81-489b-b4b2-e18de7f64968-0.jpg

Aksi Demo Pemakzulan Gibran Bubar, Lalu Lintas di Tugu Tani Kembali Normal

Massa aksi dari Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) dan kelompok Pengacara Jawara Bela Umat (Pejabat) mulai membubarkan diri secara tertib dari kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/10/2026) sore. Unjuk rasa yang digelar untuk menyuarakan tuntutan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berakhir tanpa insiden berarti.

Berdasarkan pengamatan langsung di lokasi, massa mulai meninggalkan kawasan tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. Para peserta aksi berjalan kaki menuju titik kumpul awal mereka di Masjid Cut Meutia, Jalan Taman Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, dengan didampingi langsung oleh aparat kepolisian yang mengawal pergerakan massa hingga keluar dari kawasan.

Seiring dengan membubarnya massa aksi, arus lalu lintas di sekitar kawasan Tugu Tani berangsur pulih dan kembali lancar. Kendaraan bermotor, mobil pribadi, hingga bus Transjakarta sudah dapat melintas tanpa hambatan yang berarti di jalur-jalur yang sebelumnya terdampak oleh kegiatan unjuk rasa.

Aksi Unjuk Rasa Berlangsung Sejak Sore

Sebelumnya, massa dari ARM dan Pejabat menggelar aksi unjuk rasa bertajuk glorifikasi suara pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka di kawasan Tugu Tani. Aksi tersebut dimulai sejak pukul 16.00 WIB dengan peserta yang berkumpul membawa berbagai atribut dan spanduk berisi tuntutan mereka.

Tuntutan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi isu sentral dalam aksi tersebut. Kedua kelompok penggerak aksi, ARM dan Pejabat, menyuarakan aspirasi mereka terkait berbagai persoalan yang mereka nilai perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme pemakzulan di parlemen.

Meskipun melibatkan massa dalam jumlah yang cukup signifikan, aksi unjuk rasa berlangsung dengan tertib. Tidak ada laporan mengenai bentrokan fisik atau ketegangan antara massa aksi dengan aparat keamanan yang bertugas di lokasi. Pengamanan ketat dilakukan sejak awal aksi dimulai untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Normalisasi Lalu Lintas Pasca Aksi

Pembubaran massa secara tertib turut memudahkan proses normalisasi lalu lintas di kawasan yang merupakan salah satu jalur strategis di Jakarta Pusat. Aparat kepolisian yang mengawal pergerakan massa memastikan bahwa proses kepulangan peserta aksi tidak menimbulkan kemacetan baru atau gangguan bagi pengguna jalan lainnya.

Kawasan Tugu Tani yang sempat mengalami penyesuaian arus lalu lintas selama berlangsungnya aksi kini sudah dapat dilalui kembali oleh berbagai jenis kendaraan. Pemulihan kondisi lalu lintas yang relatif cepat ini menunjukkan koordinasi yang baik antara penyelenggara aksi, massa, dan aparat keamanan dalam menjalankan hak konstitusional menyampaikan pendapat di ruang publik tanpa mengganggu kepentingan umum secara berlebihan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai tindak lanjut dari tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi ARM dan Pejabat. Aksi serupa diperkirakan dapat kembali terjadi jika tidak ada respons yang memuaskan dari pihak berwenang terhadap aspirasi yang telah disampaikan.

Gibran Rakabuming RakaDPR RIJakarta
← Kembali ke Politik

Berita lainnya