Keuangan

2 menit baca

Siti Rahmawati

Prambanan Investasi Sukses Selesaikan Divestasi Penuh Saham DOOH Senilai Rp 130,5 Miliar

PT Prambanan Investasi Sukses resmi melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) pada 12 Oktober 2026, mengakhiri status sebagai pemegang saham perusahaan media periklanan tersebut.

lake-739973a0-dc6e-4cd2-ad31-8b42c74b056a-0.jpg

Prambanan Investasi Lepas 388,41 Juta Saham DOOH di Harga Rp 336

PT Prambanan Investasi Sukses menyelesaikan divestasi penuh sahamnya di PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) pada 12 Oktober 2026. Transaksi ini melibatkan pelepasan 388,41 juta lembar saham dengan harga Rp 336 per saham, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 130,50 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (13/10/2026), transaksi dilakukan dengan tujuan divestasi dan status kepemilikan langsung. Setelah penjualan ini, Prambanan Investasi Sukses tidak lagi memiliki saham di DOOH. Sebelumnya, perusahaan investasi tersebut menguasai 5,02% atau setara 388,41 juta saham DOOH.

Pembeli seluruh saham tersebut adalah PT Beruntung Berkat Sejahtera, yang melakukan pembelian untuk tujuan investasi dengan status kepemilikan langsung. Pasca transaksi, Beruntung Berkat Sejahtera kini mengendalikan 1,17 miliar saham DOOH atau 15,09% dari total saham beredar. Sebelumnya, perusahaan ini memiliki 779,09 juta saham atau 10,07%.

Rangkaian Divestasi Bertahap

Transaksi 12 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari serangkaian divestasi yang dilakukan Prambanan Investasi Sukses sejak Maret 2026. Sebelumnya, pada Maret 2026, perusahaan menjual 326,4 juta saham DOOH dengan harga Rp 124 per saham kepada PT Wisdom Crowd Indonesia menyusul berakhirnya kemitraan bisnis. Penjualan tersebut menurunkan kepemilikan Prambanan dari 70,3% menjadi 66,09%.

Hanya beberapa hari sebelum transaksi terbaru, tepatnya pada 9 Oktober 2026, Prambanan Investasi Sukses juga melepas 545 juta saham atau 7,04% kepemilikannya kepada PT Beruntung Berkat Sejahtera melalui transaksi negosiasi di bursa. Penjualan itu mengurangi kepemilikan Prambanan dari sekitar 12% menjadi 5%, sebelum akhirnya dilepas sepenuhnya pada 12 Oktober 2026.

Profil PT Era Media Sejahtera

DOOH merupakan perusahaan media periklanan yang didirikan pada 2021 dan bergerak di bidang out-of-home (OOH) serta digital out-of-home (DOOH) advertising di Indonesia, khususnya wilayah Jawa. Perusahaan menawarkan layanan iklan melalui media transportasi seperti bus, kereta api, taksi, dan bandara, serta billboard pinggir jalan dengan layar LED, totem digital, dan iklan aplikasi mobile.

Melalui anak usahanya PT Media Sejahtera Selaras yang didirikan pada 2022, DOOH mengelola lebih dari 304 layar TV kereta dengan hak iklan di kereta komuter Jabodetabek dan sistem transit lainnya termasuk bus DAMRI. Perusahaan ini beroperasi melalui segmen Advertising, Consulting, dan Media Content.

DOOH tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 8 Mei 2023 melalui penawaran umum perdana di Papan Pengembangan dengan harga Rp 100 per saham. Dengan total saham beredar 7,74 miliar lembar, kapitalisasi pasar perusahaan saat ini berada di kisaran Rp 2,28 triliun hingga Rp 2,83 triliun per awal Oktober 2026.

Kinerja Saham DOOH

Pada perdagangan Selasa (13/10/2026), saham DOOH ditutup di level Rp 304 per saham. Harga pembukaan berada di Rp 308 per saham, dengan level tertinggi mencapai Rp 312 dan terendah Rp 278 per saham. Total frekuensi perdagangan mencapai 10.788 kali dengan volume 1,47 juta saham dan nilai transaksi harian Rp 43,7 miliar.

Transaksi divestasi ini terjadi di tengah kondisi pasar yang tertekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari yang sama ditutup melemah 0,17% ke posisi 5.925,97, sementara indeks LQ45 turun 0,29% menjadi 589,19. Mayoritas sektor saham mencatatkan penguatan, namun sektor teknologi menjadi yang paling terkoreksi dengan penurunan 0,95%.

IHSGJakarta
← Kembali ke Keuangan

Berita lainnya