Narasi yang Beredar
Video yang menampilkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf membagikan dana bantuan sosial senilai Rp 35 juta untuk setiap kepala keluarga beredar di media sosial. Video tersebut disertai narasi yang menyebutkan bahwa bantuan diberikan kepada masyarakat yang telah mendaftar melalui tautan tertentu.
Setelah dilakukan verifikasi, video tersebut terbukti merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Tautan yang dicantumkan dalam unggahan juga terindikasi sebagai modus kejahatan digital untuk mencuri data pribadi atau phishing.
Konten yang Dibagikan
Unggahan video dibagikan di Facebook pada 2 September 2026. Narasi yang menyertai video menyatakan: "Bantuan untuk keluarga yang memenuhi kriteria tertentu, dengan tujuan membantu meningkatkan kesejahteraan, terutama terkait pendidikan dan Kesehatan."
Unggahan tersebut juga mencantumkan tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendaftar bantuan.
Hasil Verifikasi
Penelusuran melalui Google Search tidak menemukan pemberitaan kredibel terkait bantuan Rp 35 juta yang diberikan Menteri Sosial kepada setiap kepala keluarga.
Pengecekan sumber video menggunakan teknik reverse image search menemukan bahwa video tersebut identik dengan foto Saifullah Yusuf dalam artikel Antara berjudul "Mensos: Bansos PKH dan sembako triwulan III mulai cair 20 Juli" yang terbit pada 13 Juli 2026.
Artikel tersebut membahas pengumuman Gus Ipul, sapaan akrab Mensos, mengenai bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako Triwulan III yang cair pada 20 Juli 2026. Gus Ipul menyatakan:
Bansos triwulan ke-III sedang kita proses, kemarin kita sudah dapat data terbaru dari BPS, sekarang kita sedang cleansing, insya Allah dalam waktu dua-tiga hari ini sudah selesai, dan setidak-tidaknya tanggal 20 nanti sudah mulai disalurkan.
Ketidaksesuaian ini mendorong pengecekan keaslian video menggunakan platform pendeteksi AI, Hive Moderation dan TruthScan. Hasil uji Hive Moderation menemukan bahwa suara Gus Ipul dalam video tersebut merupakan buatan AI dengan probabilitas mencapai 99,3 persen.
Kesimpulan
Video yang menampilkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf membagikan dana bantuan Rp 35 juta untuk setiap kepala keluarga adalah palsu. Video tersebut merupakan hasil manipulasi AI yang menggunakan foto asli Mensos dari konteks berbeda, yaitu pengumuman bantuan PKH dan sembako Triwulan III.
Tautan yang disertakan dalam unggahan terindikasi sebagai modus phishing untuk mencuri data pribadi pengguna. Masyarakat diimbau untuk tidak mengklik tautan mencurigakan dan selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi pemerintah sebelum mempercayai atau menyebarkan konten serupa.












