Pendidikan

1 menit baca

Ratna Sari

Mahasiswa UBM Ciptakan Minuman Komersial dalam Kolaborasi Industri

Mahasiswa Program Studi Hospitality dan Pariwisata Universitas Bunda Mulia berkolaborasi dengan Ichitan dan Lawson menghasilkan dua varian minuman yang dipasarkan di jaringan ritel.

6ab71b675c6a6.jpg

Mahasiswa UBM Uji Ilmu Hospitality lewat Produk Minuman Siap Jual

Mahasiswa Program Studi Hospitality dan Pariwisata Universitas Bunda Mulia (UBM) mengembangkan produk minuman komersial melalui kolaborasi dengan produsen minuman Ichitan dan jaringan ritel Lawson. Kerja sama ini menghasilkan dua kreasi minuman berbasis produk Ichitan yang kini dipasarkan kepada konsumen.

Dalam proyek bernama Cloud Dee Khap ini, mahasiswa UBM meracik dua varian minuman: Cloud Coconut Mango yang dikembangkan dari Ichitan Mango Coconut, serta Cloud Sea Salt Choco yang dikreasikan dari Ichitan Signature Chocolate. Kedua produk tersebut kini tersedia di gerai-gerai Lawson.

Kolaborasi tiga pihak ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam seluruh siklus pengembangan produk. Mereka tidak hanya merancang konsep dan meracik minuman, tetapi juga terlibat dalam proses memperkenalkan hasil karya mereka kepada konsumen melalui platform ritel yang sudah mapan.

Pembagian Peran dalam Kolaborasi

Dalam kerja sama ini, masing-masing pihak memiliki peran spesifik. Ichitan menyediakan produk sebagai bahan dasar pengembangan. Mahasiswa UBM bertanggung jawab mengembangkan konsep dan meracik minuman hingga siap dipasarkan. Lawson berperan sebagai mitra ritel yang mendistribusikan produk kepada konsumen di berbagai gerainya.

Rektor UBM Doddy Surja Bajuadji menjelaskan bahwa kolaborasi semacam ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami proses pengembangan produk secara menyeluruh. Mulai dari tahap konseptualisasi dan peracikan hingga pengenalan produk kepada pasar melalui jalur distribusi ritel.

"Hal ini sejalan dengan pendekatan pembelajaran Program Studi Hospitality dan Pariwisata UBM yang tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi melalui keterlibatan langsung bersama industri," ujar Doddy dalam rangkaian kegiatan kolaborasi di Alta Tower pada 23 September 2026.

Proyek ini menunjukkan implementasi pendekatan pembelajaran berbasis industri yang mengintegrasikan pengetahuan akademis dengan praktik bisnis nyata. Mahasiswa mendapat pengalaman langsung dalam menghadapi tantangan pengembangan produk, mulai dari riset pasar hingga peluncuran komersial.

UMKMKuliner Nusantara
← Kembali ke Pendidikan

Berita lainnya