Guru PPPK Paruh Waktu Otomatis Jadi Penuh Waktu Mulai 2027
Pemerintah mengumumkan bahwa seluruh guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu akan secara otomatis diangkat menjadi PPPK penuh waktu pada tahun 2027 tanpa melalui ujian seleksi.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menegaskan kebijakan ini di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
"Otomatis, tidak ada tes,"katanya.
Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), saat ini terdapat 908.617 guru berstatus PPPK di Indonesia, dengan 231.246 di antaranya masih berstatus paruh waktu. Kebijakan pengalihan status ini akan berdampak langsung kepada seluruh guru PPPK paruh waktu tersebut.
Jalur Menjadi PNS Tetap Melalui Seleksi
Berbeda dengan pengalihan dari PPPK paruh waktu ke penuh waktu, guru PPPK penuh waktu yang ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus mengikuti tahapan seleksi standar seperti calon PNS lainnya.
"Bagi yang memenuhi syarat dan berminat untuk menjadi PNS nanti akan dibuka peluang untuk mengikuti PNS melalui jalur tes. Jadi semuanya yang ingin menjadi PNS dari PPPK maupun dari luar PPPK melalui jalur tes,"jelas Mu'ti.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini sebelumnya menyatakan bahwa rekrutmen guru PPPK penuh waktu menjadi PNS akan dibuka mulai tahun 2027.
"Akan diberikan kesempatan untuk guru PPPK untuk melakukan ikut seleksi PNS yang diperkirakan akan mendaftar di awal tahun 2027,"ujar Rini di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (18/8/2026).
Proyeksi Kebutuhan Guru Nasional
Pemerintah juga melakukan proyeksi kebutuhan guru untuk tahun 2026, tidak hanya untuk sekolah negeri tetapi juga untuk Sekolah Rakyat, Sekolah Nasional Terintegrasi, hingga Sekolah Unggul Garuda. Menurut data pemerintah, kebutuhan formasi guru secara nasional mencapai 526.689 posisi.
Data Badan Kepegawaian Negara per 30 Juni 2026 menunjukkan total ASN berstatus guru mencapai 2,33 juta orang, yang terdiri dari 1,10 juta PNS (47 persen), 988 ribu PPPK penuh waktu (42 persen), dan 241,6 ribu PPPK paruh waktu (11 persen).
Sekolah Rakyat yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial menggunakan sistem asrama dan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029 di seluruh wilayah kantong kemiskinan Indonesia.
Sementara Sekolah Nasional Terintegrasi dikelola Kemendikdasmen untuk semua kalangan tanpa sistem asrama, sedangkan Sekolah Unggul Garuda merupakan sekolah tingkat SMA dengan sistem boarding school.
Perbedaan PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu
PPPK paruh waktu memiliki masa perjanjian kerja selama satu tahun dengan kontrak yang dapat diperpanjang. Sementara PPPK penuh waktu bekerja dengan jam kerja standar delapan jam selama lima hari kerja per minggu.
Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan guru, sepanjang semester I 2026 Kemendikdasmen telah menyalurkan Tunjangan Khusus Guru (TKG) sebesar Rp1,5 triliun kepada lebih dari 65 ribu guru, serta Dana Tambahan Penghasilan (DTP) mencapai Rp25 miliar untuk lebih dari 25 ribu guru.
Kendala teknis dalam pengalihan status adalah Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen. Hal ini memerlukan koordinasi dengan Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri untuk memastikan kebijakan tidak membahayakan kondisi fiskal negara.












